Skip to main content

Konsumsi Air untuk Melawan Kegemukan

Perlu disadari bahwa pengurangan berat badan adalah suatu proses yang memerlukan waktu.  Menempelnya lemak dalam jaringan adiposa tubuh biasanya sudah berlangsung bertahun-tahun sejak kita menerapkan pola makan yang salah, yaitu kalori yang masuk ke dalam tubuh berlebihan, tetapi hanya sedikit yang dikeluarkan.  Oleh sebab itu, berdiet dengan cara apa pun memerlukan kesabaran.

Jika anda makan tidak berlebihan dan berolahraga secara cukup, tetapi ternyata tetap menderita kegemukan, jangan-jangan anda kurang minum air.  Air disebut-sebut sebagai katalis penting untuk menurunkan berat badan.

Dengan minum air, orang akan mengendalikan nafsu makannya. 
Volume air yang memasuki lambung akan menimbulkan kesan kenyang sehingga orang tidak akan ngemil atau tergoda makan banyak.  Kesan kenyang juga akan muncul jika proses pencernaan berjalan lambat, misalnya kita dengan sengaja mengonsumsi preparat yang menghambat proses pemecahan karbohidrat atau mengonsumsi makanan berserat.

Sumber : Buku Makan Tepat Badan Sehat oleh Prof. Dr. Ir. Faisal Anwar & Prof. Dr. Ir. Ali Khomsan

Comments

Popular posts from this blog

Introvert?

Udah lama gue pengen nulis disini, tapi selalu terhalang oleh berbagai hal. Dan akhirnya sore ini, gue menyempatkan diri untuk nulis disini (btw gue masih diem di meja kerja nih, padahal yang lain udah pulang dari beberapa jam yang lalu). Guys, akhir-akhir ini gue makin menyadari kalau gue itu orangnya introvert. Oke, ini emang random banget gue ngebahas hal ini, tapi gimana ya gue lagi pengen aja ngebahas ini.  Udah cukup lama gue baca perbedaan antara orang yang introvert dan ekstrovert, dan semakin banyak gue baca semakin gue sadar kalau gue itu emang introvert. Terus apa masalahnya? Hmm, sebenernya ngga apa-apa sih, cuma kadang ngga banyak orang yang bisa memahami gue.

Isu dan Permasalahan Remaja serta Implikasinya dalam Pendidikan

BAB I PENDAHULUAN A.   LATAR BELAKANG Remaja seringkali dianggap sebagai kelompok yang “aneh”, karena dalam kehidupannya kelompok ini sering menganut kaidah-kaidah dan nilai-nilai yang berbeda atau bertentangan dengan kaidah-kaidah dan nilai yang dianut oleh orang dewasa terutama orang tuanya.  Dilihat dari demensi usia dan perkembangannya, nampak bahwa kelompok ini tergolong pada kelompok “tradisional” (masa peralihan) dalam pengertian remaja merupakan decade yang bersifat sementara yaitu rentang waktu antara usia anak-anak dengan usia dewasa, sehingga bisa dipahami bahwa pada setiap periode transisi selalu ada gejolak dan badai yang menyertai perubahan.  Dan masa transisi ini pulalah yang mengakibatkan remaja setelah mengalami gejolak dalam mencari identitasnya, meskipun gejolak pada setiap remaja memiliki kuantitas dan kualitas yang berbeda. Perkembangan kepribadian seseorang termasuk remaja merupakan hasil hubungan dan pengaruh timbal balik secara terus me...

FINALLY I FOUND HIM!

Lagi pengen posting, tapi masih rada bingung mau posting apaan.  Aaah, yasudah, posting random ajah yuks! (y) Sering banget terlintas di pikiran dan angan-angan nih kalo suatu saat nanti gue bakal menemukan seorang pria yang punya sifat-sifat atau kepribadian yang mirip ama gue, hahahaha, bakalan gimana ya jadinya? Apakah nanti kita bakalan cocok, atau malah ngga cocok? </3 Duh, tapi pengeeeeeen banget ketemu orang yang kaya gitu, yah gapapa deh walo cuma sebagai temen juga :D Hayoo yang kayak gimana? :P