Skip to main content

Posts

Showing posts with the label Pendidikan

Kemampuan Penalaran Matematika

Penalaran merupakan terjemahan dari reasoning. Penalaran merupakan salah satu kompetensi dasar matematik disamping pemahaman, komunikasi dan pemecahan masalah. Penalaran juga merupakan proses mental dalam mengembangkan pikiran dari beberapa fakta atau prinsip. Penalaran adalah proses berfikir yang dilakukan dengan satu cara untuk menarik kesimpulan. Kesimpulan yang bersifat umum dapat ditarik dari kasus-kasus yang bersifat individual. Tetapi dapat pula sebaliknya, dari hal yang bersifat individual menjadi kasus yang bersifat umum. Bernalar adalah melakukan percobaan di dalam pikiran dengan hasil pada setiap langkah dalam untaian percobaan itu telah diketahui oleh penalar dari pengalaman tersebut. Sedangkan Shurter dan Pierce penalaran didefinisikan sebagai proses pencapaian kesimpulan logis berdasarkan fakta dan sumber yang relevan.

TEORI PEMECAHAN MASALAH POLYA DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA

Sekilas Tentang Kehidupan George Polya (Bapak Problem Solving) Polya layak disebut matematikawan paling berpengaruh pada abad 20. Riset mendasar yang dilakukan pada bidang analisis kompleks, fisika matematikal, teori probabilitas, geometri dan kombinatorik banyak memberi sumbangsih bagi perkembangan matematika. Sebagai seorang guru yang piawai, minat mengajar dan antusiasme tinggi tidak pernah hilang sampai akhir hayatnya. Semasa di Zurich-pun, karya-karya di bidang matematika sangat beragam dan produktif. Tahun 1918, mengarang makalah tentang deret, teori bilangan, sistem voting dan kombinatorik. Tahun berikutnya, menambah dengan topik-topik seperti astronomi dan probabilitas. Meskipun pikiran sepenuhnya ditumpahkan untuk topik-topik di atas, namun Polya mampu membuat hasil mengesankan pada fungsi-fungsi integral. Tahun 1933, Polya kembali mendapatkan Rockefeller Fellowship dan kali ini dia pergi ke Princeton. Saat di Amerika, Polya diundang oleh Blichfeldt untuk mengunjung...

Aplikasi Interferensi, Difraksi, dan Polarisasi

          Aplikasi Interferensi a.       Warna bulu merak dan sayap kupu – kupu morfo Warna structural yang dihasilkan didominasi oleh efek – efek optis seperti interferensi, refraksi, dan difraksi daripada oleh pigmen.  Warna structural muncul sebagai hasil susunan struktur fisik yang berinteraksi dengan cahaya menghasilkan warna tertentu.  Warna structural juga bertanggung jawab terhadap warna –warna bulu berbagai macam burung, seperti blue jay, pheasant, dan kolibri seperti halnya pada sayap kupu – kupu dan cangkang kumbang.  Variasi jarak antara pola – pola warna sering menyebabkan efek warna – warni seperti pada bulu merak, gelembung sabun, lapisan tipis minyak, dan intan, karena warna yang dipantulkan bergantung pada sudut pengamatan. b.       Lapisan Film di Kacamata dan Kaca Film Efek interferensi dapat diamati pada lembara tipis matrial dielektrik, dengan ketebalan dalam ren...

Kliping Globalisasi

BERITA 1 Selasa, 23/02/2010 16:29 WIB Cegah Cyber Crime, Polri Gandeng Facebook dkk Didit Tri Kertapati - detikNews Cegah Cyber Crime, Polri Gandeng Facebook dkk Jakarta - Maraknya kasus pembobolan ATM menggunakan teknologi informasi membuat Polri berbenah. Perusahaan penyedia jasa teknologi informasi pun digandeng untuk mencegah kasus cyber crime. "Kesiapan Polri dalam rangka mengantisipasi maraknya aneka kejahatan cyber crime antara lain dengan kerjasama degan perusahaan information technology, seperti Microsoft, Google, Facebook dan Yahoo," ujar Kapolri Jenderal Polisi Bambang Hendarso Danuri. Hal ini disampaikan Kapolri dalam rapat kerja dengan Komisi III DPR RI di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (23/2/2010). Polri juga menjalin kerjasama dengan institusi pemerintahan terkait. "Membangun kerjasama sinergis dengan pihak terkait seperti Depkominfo, provider pengusaha warnet dan akademisi," jelas jenderal bintang empat tersebut. Polri...