Skip to main content

Kegagalan = Cambuk Semangat?

Benarkah kita harus mengalami sebuah kegagalan terlebih dahulu agar semangat dalam diri kita menjadi semakin kuat?

Dulu, saya sempat bingung akan pertanyaan di atas. Menurut saya, 'Kenapa harus menunggu gagal dulu baru kita semangat? Kenapa tidak berusaha dari awal saja agar nantinya tidak akan pernah ada kata gagal itu?' 
Saya cenderung berpikiran begitu karena mungkin sejauh itu saya belum benar-benar merasakan apa sebenarnya makna sebuah kegagalan.

Tapi, Allah memang selalu mempunyai banyak cara untuk membuat hamba-Nya sadar. Yah, kadang, manusiawi memang kalau rasa malas dalam diri itu lebih besar dari keinginan untuk maju, dan bergerak menjauhi sebuah kegagalan. Saya pernah mengalami itu, sehingga tidak dapat dipungkiri kalau saya mengalami sebuah kegagalan. Kegagalan = masalah = kenyataan tidak sesuai dengan
harapan. Dan kegagalan itu pulalah yang membuat saya  merasa kalau pertanyaan di atas itu haruslah saya jawab dengan anggukan keras dan sedikit berteriak...
BENAAAAAAR!

Comments

Popular posts from this blog

Introvert?

Udah lama gue pengen nulis disini, tapi selalu terhalang oleh berbagai hal. Dan akhirnya sore ini, gue menyempatkan diri untuk nulis disini (btw gue masih diem di meja kerja nih, padahal yang lain udah pulang dari beberapa jam yang lalu). Guys, akhir-akhir ini gue makin menyadari kalau gue itu orangnya introvert. Oke, ini emang random banget gue ngebahas hal ini, tapi gimana ya gue lagi pengen aja ngebahas ini.  Udah cukup lama gue baca perbedaan antara orang yang introvert dan ekstrovert, dan semakin banyak gue baca semakin gue sadar kalau gue itu emang introvert. Terus apa masalahnya? Hmm, sebenernya ngga apa-apa sih, cuma kadang ngga banyak orang yang bisa memahami gue.

TEORI PEMECAHAN MASALAH POLYA DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA

Sekilas Tentang Kehidupan George Polya (Bapak Problem Solving) Polya layak disebut matematikawan paling berpengaruh pada abad 20. Riset mendasar yang dilakukan pada bidang analisis kompleks, fisika matematikal, teori probabilitas, geometri dan kombinatorik banyak memberi sumbangsih bagi perkembangan matematika. Sebagai seorang guru yang piawai, minat mengajar dan antusiasme tinggi tidak pernah hilang sampai akhir hayatnya. Semasa di Zurich-pun, karya-karya di bidang matematika sangat beragam dan produktif. Tahun 1918, mengarang makalah tentang deret, teori bilangan, sistem voting dan kombinatorik. Tahun berikutnya, menambah dengan topik-topik seperti astronomi dan probabilitas. Meskipun pikiran sepenuhnya ditumpahkan untuk topik-topik di atas, namun Polya mampu membuat hasil mengesankan pada fungsi-fungsi integral. Tahun 1933, Polya kembali mendapatkan Rockefeller Fellowship dan kali ini dia pergi ke Princeton. Saat di Amerika, Polya diundang oleh Blichfeldt untuk mengunjung...

Cerita Tentang Persiapan Pernikahan

"Menyiapkan pernikahan? Let's do it!" Udah hampir tujuh bulan sejak acara lamaran kemarin, dan aku pengen nyeritain tentang persiapan pernikahan yang udah aku jalani. And the day tinggal menghitung hari, ngga sampe dua bulan lagi aku bakal nikah. Oh my God, it's not a dream right? Sebenernya mempersiapkan pernikahan itu gampang-gampang susah sih. Ribet-ribet simpel. Dan yang paling penting tuh jangan dibuat stress, kita harus happy saat mempersiapkannya.