Skip to main content

Hujan.. yang Membuatku Terjebak di Hatinya..

Hujan itu adalah hujan milik bulan Januari.
Butir-butirnya kecil, tetapi jatuh di tanah pegunungan secara tak beraturan.

Refleks, tubuhku menggigil dan tanganku membeku. Udara dataran tinggi yang memang sudah tak wajar itu, ditambah dengan nuansa hujan yang jatuh perlahan, membuat tubuhku tak dapat menahannya.

Dan dia ada disana. 
Dia melihatku kedinginan. Dia memperhatikan tanganku yang berusaha mencari tempat persembunyian. Dia mendapati bibirku yang seolah kesulitan lagi untuk berkata-kata.


Lalu dengan langkah ragu, dan segala tingkah malu-malunya itu, dia memberikan jaket yang dipakainya, dan menyuruhku untuk memakainya, bahkan tanpa seucap katapun dia berhasil melakukannya. Hanya matanyalah yang berbicara. 

Sisa perjalanan kemudian aku habiskan bersamanya. Dengan jaket yang menghangatkanku.

Tanpa dia sadari mungkin, hujan itu, yang membuatku terjebak di hatinya.

Sekarang juga hujan. Tapi hujan ini milik bulan Oktober. Butir-butirnya berbeda. Bau tanahnya pun lain. Dan tentu, aku pun sudah tak sama  lagi. Aku tak lagi terjebak di hatinya.


Comments

Popular posts from this blog

Introvert?

Udah lama gue pengen nulis disini, tapi selalu terhalang oleh berbagai hal. Dan akhirnya sore ini, gue menyempatkan diri untuk nulis disini (btw gue masih diem di meja kerja nih, padahal yang lain udah pulang dari beberapa jam yang lalu). Guys, akhir-akhir ini gue makin menyadari kalau gue itu orangnya introvert. Oke, ini emang random banget gue ngebahas hal ini, tapi gimana ya gue lagi pengen aja ngebahas ini.  Udah cukup lama gue baca perbedaan antara orang yang introvert dan ekstrovert, dan semakin banyak gue baca semakin gue sadar kalau gue itu emang introvert. Terus apa masalahnya? Hmm, sebenernya ngga apa-apa sih, cuma kadang ngga banyak orang yang bisa memahami gue.

Cerita Tentang Persiapan Pernikahan

"Menyiapkan pernikahan? Let's do it!" Udah hampir tujuh bulan sejak acara lamaran kemarin, dan aku pengen nyeritain tentang persiapan pernikahan yang udah aku jalani. And the day tinggal menghitung hari, ngga sampe dua bulan lagi aku bakal nikah. Oh my God, it's not a dream right? Sebenernya mempersiapkan pernikahan itu gampang-gampang susah sih. Ribet-ribet simpel. Dan yang paling penting tuh jangan dibuat stress, kita harus happy saat mempersiapkannya.

Peristiwa

2017. Tiga tahun sejak terakhir kali aku menceritakan kehidupanku di blog ini. Sepertinya aku terlalu menikmati hidup sehingga tidak menyempatkan diri untuk membaginya kepada kalian. Di bulan pertama tahun ini, rasanya aku ingin berbagi banyak hal yang telah kulalui selama ini. Mungkin aku pernah bercerita kepada kalian, aku sangat suka tulisan. Bagiku tulisan itu bagai sebuah kotak kenangan. Terkadang memoriku tidak mampu menyimpan banyak hal dalam waktu yang lama, namun ketika aku menuangkannya dalam sebuah tulisan, setahun bahkan belasan tahun kemudian ketika aku membacanya kembali, aku merasakan seperti sedang berada pada waktu yang lalu. Memoriku memutar kembali hampir setiap kenangan yang kutuliskan. Dalam tiga tahun ini, ada banyak peristiwa penting yang sangat ingin aku kenang di kemudian hari. Sebenarnya bukan karena tidak ada waktu untuk menuliskannya, tapi mungkin rasa malas yang terlalu besar 😐 Baiklah, aku akan mulai menceritakan sekilas tentang peristiwa yang terj...