Skip to main content

Di Balik Jendela Kelas

Jendela.

Ingatanku melayang ke momen beberapa taun silam. Di suatu masa ketika aku memperhatikanmu diam-diam di balik jendela itu.

Kelas kita berbeda, tapi kau selalu melewati jendela kelasku sebelum menuju ke kelasmu. Entah apa itu, pertanda ataukah kode, atau sinyal mungkin, setiap kau melewatinya, bahkan ketika aku sedang asik memperhatikan penjelasan guru sekalipun, mataku pasti melirik ke tempat bayanganmu lewat, sekilas.
Dan seketika itu sesuatu di dadaku ini berdebar lebih cepat dari biasanya. Sesederhana itu.


Di lain waktu, di balik jendela yang sama itu pula aku pernah melihatmu duduk berdua, bersama dia. Saat itu aku hanya mampu ikut men-ciecie-kanmu bersama beberapa temanku yang lain. Tanpa mereka tau, betapa sebenarnya aku ingin segera lari dari tempat di balik jendela itu, dan menyingkir sejauh mungkin.

Tapi cerita di balik jendela belum usai. Beberapa waktu kemudian, entah karena memang sudah suratan dari-Nya, atau karena begitu kuatnya doaku yang selalu menyelipkan namamu di antaranya, kitalah yang berada di balik jendela itu, namun dari sisi yang berbeda.

Di balik jendela kelas, kita pernah mengukir cerita.
Dulu. Dulu sekali.


Comments

Popular posts from this blog

Introvert?

Udah lama gue pengen nulis disini, tapi selalu terhalang oleh berbagai hal. Dan akhirnya sore ini, gue menyempatkan diri untuk nulis disini (btw gue masih diem di meja kerja nih, padahal yang lain udah pulang dari beberapa jam yang lalu). Guys, akhir-akhir ini gue makin menyadari kalau gue itu orangnya introvert. Oke, ini emang random banget gue ngebahas hal ini, tapi gimana ya gue lagi pengen aja ngebahas ini.  Udah cukup lama gue baca perbedaan antara orang yang introvert dan ekstrovert, dan semakin banyak gue baca semakin gue sadar kalau gue itu emang introvert. Terus apa masalahnya? Hmm, sebenernya ngga apa-apa sih, cuma kadang ngga banyak orang yang bisa memahami gue.

Cerita Tentang Persiapan Pernikahan

"Menyiapkan pernikahan? Let's do it!" Udah hampir tujuh bulan sejak acara lamaran kemarin, dan aku pengen nyeritain tentang persiapan pernikahan yang udah aku jalani. And the day tinggal menghitung hari, ngga sampe dua bulan lagi aku bakal nikah. Oh my God, it's not a dream right? Sebenernya mempersiapkan pernikahan itu gampang-gampang susah sih. Ribet-ribet simpel. Dan yang paling penting tuh jangan dibuat stress, kita harus happy saat mempersiapkannya.

Peristiwa

2017. Tiga tahun sejak terakhir kali aku menceritakan kehidupanku di blog ini. Sepertinya aku terlalu menikmati hidup sehingga tidak menyempatkan diri untuk membaginya kepada kalian. Di bulan pertama tahun ini, rasanya aku ingin berbagi banyak hal yang telah kulalui selama ini. Mungkin aku pernah bercerita kepada kalian, aku sangat suka tulisan. Bagiku tulisan itu bagai sebuah kotak kenangan. Terkadang memoriku tidak mampu menyimpan banyak hal dalam waktu yang lama, namun ketika aku menuangkannya dalam sebuah tulisan, setahun bahkan belasan tahun kemudian ketika aku membacanya kembali, aku merasakan seperti sedang berada pada waktu yang lalu. Memoriku memutar kembali hampir setiap kenangan yang kutuliskan. Dalam tiga tahun ini, ada banyak peristiwa penting yang sangat ingin aku kenang di kemudian hari. Sebenarnya bukan karena tidak ada waktu untuk menuliskannya, tapi mungkin rasa malas yang terlalu besar 😐 Baiklah, aku akan mulai menceritakan sekilas tentang peristiwa yang terj...